"Dengan manusia, kita memasuki sejarah. Hewan juga memiliki sejarah, yaitu tentang garis keturunannya dan evolusi bertahap sampai tahapan yang kini mereka miliki. Namun sejarah ini dituliskan bagi mereka, dan sejauh menyangkut apakah mereka sendiri mengambil bagian di dalamnya, hal ini terjadi tanpa sepengetahuan dan keinginan mereka. Di pihak lain, semakin umat manusia memisahkan diri dari hewan dalam makna sempit, semakin mereka menulis sejarahnya sendiri, secara sadar, semakin sedikit pengaruh efek-efek yang tidak dilihat sebelumnya dan kekuatan-kekuatan yang tidak dapat dikontrol atas sejarah ini, dan semakin akurat hasil-hasil historis yang dicapai dengan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan di muka.
"Namun, jika kita menerapkan ukuran ini atas sejarah manusia, bahkan pada bangsa-bangsa yang paling maju sekalipun pada saat ini, kita menemukan bahwa masih terus ada satu ketidaksesuaian yang kolosal antara tujuan-tujuan yang diajukan dan hasil-hasil yang dicapai, bahwa efek-efek yang tidak terlihat masih dominan, dan bahwa kekuatan-kekuatan yang tidak terkontrol masih jauh lebih kuat daripada kekuatan-kekuatan yang digerakkan sesuai dengan rencana. Dan tidak bisa tidak selama aktivitas historis manusia yang paling hakiki, aktivitas yang telah mengangkat mereka dari kerajaan hewan menuju kemanusiaan dan yang membentuk landasan material bagi semua aktivitas mereka yang lain, yaitu proses produksi kebutuhan hidup mereka, produksi sosial kita, terutama masih tunduk pada permainan dari efek-efek yang tidak diinginkan, dan pengecualian belaka jika proses itu sesekali dapat mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan, yang sering terjadi adalah justru sebaliknya ....
."Hanya satu pengorganisiran yang dilakukan secara sadar atas proses produksi sosial, di mana produksi dan distribusi dijalankan dengan cara yang terencana, yang dapat mengangkat umat manusia di atas dunia hewan dalam kaitannya dengan aspek sosialnya, dengan cara yang sama seperti yang telah dilakukan oleh proses produksi terhadap umat manusia dalam aspek biologis. Evolusi historis membuat pengoranisiran semacam itu makin hari makin tidak dapat diabaikan, tapi juga semakin hari semakin dimungkinkan. Bila saat itu dicapai, akan dimulai satu epos sejarah, di mana umat manusia itu sendiri, dan bersamanya segala cabang dari aktivitasnya, dan khususnya ilmu-ilmu alam, akan mengalami satu kemajuan yang akan menempatkan segala sesuatu yang mendahuluinya ke dalam bayang-bayang yang paling gelap
Kamis, 14 Juli 2011
Opini
0 Response to "Mengutip Frederick Engels"
Posting Komentar